191104 Harapan GOT7 di Tahun ke-6, “Kami Ingin Menjadi Panutan untuk Junior Kami”

Tepat sebelum comeback pada 4 November dengan mini album “Call My Name”, GOT7 melakukan wawancara dengan para reporter. Berselang 6 bulan setelah album suksesnya, “SPINNING TOP : BETWEEN SECURITY & INSECURITY”, GOT7 akhirnya kembali dengan konsep yang lebih dewasa. Kali ini mereka akan membawakan title track yang berjudul “You Calling My Name”. 

“Setelah comeback terakhirkami disibukkan dengan world tour dan sekarang kami kembali dengan konsep baru. Sebenarnya aku merasa gugup sekaligus antusias karena kami akan membawakan lagu dengan atmosfer yang seksi sekaligus sedih. Awalnya aku tidak merasakan unsur keseksian saat mendengar lagu ini. Lagu-lagu kami yang sebelumnya selalu terdengar lebih ramai namun yang sekarang terdengar agak kosong. Tapi aku malah ketagihan mendengarkannya setelah itu. Sensasi seksinya baru terasa saat kami melakukan syuting MV dan pemotretan untuk album,” ungkap Yugyeom.

Jinyoung juga menambahkan, “Lagunya terdengar biasa saja saat pertama kali didengarkan. Baru setelah mendengar berulang kali dan begitu suara kami dimasukkan, menurutku perusahaan telah membuat keputusan yang tepat. Konsep kali ini adalah sesuatu yang tidak pernah kami lakukan sebelumnya sehingga aku terus berpikir apakah kami mengambil langkah yang benar atau tidak. Kami sangat khawatir tentang hal ini. Tapi setelah melakukan rekaman, kami setuju bahwa kami dapat membawakan konsep ini dengan baik, menunjukkan sisi lain dari GOT7.”

“Intinya, kami memang seksi,” timpal Jackson.

Leader JB bekerja sama dengan pemimpin JYP, Park Jinyoung untuk menulis lirik di lagu “You Calling My Name”. Kemudian lagu tersebut disempurnakan oleh Manny Marroquin, seorang mixing engineer terkenal. Sementara Jinyoung dan Yugyeom juga berpartisipasi dalam dua lagu b-side. Album ini sendiri terdiri dari 6 buah lagu termasuk title track, “PRAY”, “NOW OR NEVER”, “THURSDAY”, “RUN AWAY”, dan “CRASH & BURN”. Semua lagu menunjukkan sisi lain GOT7 yang mempesona. 

GOT7 sangat menekankan bahwa title track adalah lagu seksi dengan kesan sedih. Setelan jas yang dikenakan ketujuh member adalah untuk menunjukkan penampilan grup visual yang seksi. Yugyeom menjelaskan, “Konsepnya seksi tapi lirik lagunya sentimen dan penuh tekanan.” Lalu Jinyoung juga berkata, “Tadinya aku tidak menyangka bahwa konsep seksi akan cocok dengan lagu sedih. Tapi ternyata, lagu seperti ini dapat menyatu dengan atmosfer yang misterius dan mempesona.” 

Terutama JB yang memiliki predikat sebagai member terseksi mengungkapkan bahwa dirinya melakukan diet ketat untuk konsep ini. Bahkan ia tersenyum malu saat reporter memuji penampilannya yang semakin menonjol. 

“Kalau aku gemuk, maka aku tidak bisa menampilkan kesan yang seksi. Jadi aku bekerja keras untuk mendapatkan postur tubuh dan garis wajah yang kuinginkan. Pakaian yang kami kenakan kali ini pun sangat menantang. Kami mengenakan setelan jas tanpa baju tambahan di dalamnya. Menurutku inilah yang disebut dengan ‘high class sexy’. Seksi bukan berarti kita harus melepas baju dan memamerkan bahwa kita seksi, tapi memperlihatkannya secara halus,” papar JB. 

Jinyoung pun menambahkan, “Hal itu akan membuat siapapun yang melihatnya merasa ‘lapar’.”

Makna dari kata “名” (nama) dalam album ini adalah penggemar. Seperti dalam film prolog yang diunggah sebelumnya, GOT7 mengungkapkan bahwa alasan eksistensi mereka adalah karenapenggemar. “Kami ingin menunjukkan bahwa kami ada karenapenggemar. Lagu ini menceritakan ketika penggemar memanggilnama kami, sehingga kami ada di dalam industri hiburan saat ini.”

Jinyoung juga ikut mengungkapkan rasa sayangnya pada penggemardengan berkata, “Menurutku poin ini sangat penting. Kami telahmelangkah secara perlahan namun dapat bertahan hingga saat ini. Sebagai bagian dari GOT7, aku ingin menunjukkan betapa dalamnyahubungan kami dengan penggemar. Aku menyadari betapa pentingnyamakna penggemar saat membuat album ini. Mereka sangatlahberharga. Sekarang kami sudah ada di tahun ke-6 dan album inimemiliki arti yang sangat dalam bagi kami.”

BamBam berkata, “Aku berpikir jika penggemar selalu mengamatiperkembangan kami. Kami berkembang secara perlahan, sehinggamereka juga merasa jika mereka tumbuh bersama kami. Karena kami melangkah bersama-sama, kami dapat merasakan semangatpenggemar dan sebaliknya. Jadi, bukankah mereka mencintai kami?”

Pemimpin Park Jinyoung selalu menasihati GOT7 agar bisa menjadipanutan bagi junior mereka. Saat ini GOT7 berada di tahun ke-6 setelah debut dan mereka juga memiliki pendapat yang sama. Dulunyaketujuh member mencari seseorang yang pantas untuk dijadikanpanutan, namun sekarang mereka ingin menjadi panutan.

Yugyeom dengan percaya diri berujar, “Kami semua memilikipemikiran yang sama. Saat tampil di atas panggung, kami inginmenunjukkan citra yang mengesankan untuk junior kami. Kami memiliki banyak pengalaman, jadi menunjukkan bakat itu penting. Menurutku kami harus memiliki sesuatu yang bisa dipelajari junior kami. Kami ingin menjadi contoh yang baik bagi mereka.”

JB pun mengungkapkan keinginannya, “Sepertinya sekarang kami harus bekerja keras sehingga kami bisa menjadi panutan bagiseseorang. Sebelumnya aku tidak berpikir seperti itu, tapi setelahberbicara dengan Jinyoung hyungaku mulai menyadarinya. Kami tumbuh dengan mencontoh senior kami. Kami ingin menjadi sepertimereka, bahkan lebih baik. Kami ingin memberikan perasaan yang sama untuk junior kami. Sehingga nantinya kami tidak sekadarbekerja keras untuk menampilkan sesuatu, tapi juga memberipengaruh pada industri musik. Kami tidak menyadari hal itu saatpertama debut, tapi seiring dengan perkembangan dan kami mendapatlebih banyak pengalaman, kami mulai berpikir seperti itu. Aku inginseseorang berkata bahwa kami adalah artis yang bisa menginspirasi. Bukan hanya mendapatkan tempat di hati penonton, tapi aku inginorang-orang terinspirasi dari kualitas musik dan penampilan panggungyang kami lakukan. Semoga GOT7 bisa menjadi grup tangguh dansecara konsisten mendapat banyak cinta dari penggemar. Aku akanmerasa sangat bangga.”

Kemudian saat kami menanyai mereka tentang tujuan dari promosi, Jackson menjawab dengan ambisius, “Peringkat pertama di Billboard.” Namun member lainnya menyahut, “Mimpimu terlalutinggi” dan tertawa bersama. Jackson pun segera menjelaskan, “Semoga album ini mendapat peringkat yang bagus di situs musik. Aku ingin lebih banyak orang mengenal kami. Setelah mendengarlagu kami, mereka bisa memberi tahu teman mereka dan seterusnya.”

Sementara itu GOT7 akan melanjutkan world tour 2019 mereka yang bertajuk, “2019 WORLD TOUR KEEP SPINNING” tahun depan di beberapa kota di Asia seperti, Bangkok, Singapura, Macau, Kuala Lumpur dan Taipei. 

Source: MyDaily

KR – EN by Maureen@GOT7Indonesia

EN – ID by Vivi@GOT7Indonesia

KR – EN – ID Edited by Vivi@GOT7Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.