201130 Comeback GOT7 dengan Dua Title Track yang Menghadirkan Warna Musik Berbeda

GOT7 akhirnya comeback pada 30 November dengan merilis full-album “Breath of Love : Last Piece”.

GOT7 merupakan sensasi global yang menarik perhatian banyak penggemar di seluruh dunia dengan musik mereka yang mengagumkan dan penuh warna. Sekali lagi, GOT7 akan hadir dengan konsep romantis yang diceritakan melalui full album terbaru mereka.

T: Apakah ada kisah yang ingin Anda sampaikan dalam album ini?

JB: Saya berharap album ini dapat menunjukkan bakat yang dimiliki masing-masing member. Semua member berpartisipasi dalam menciptakan lagu sehingga album ini lebih bermakna dan mewakili kepribadian kami.

Mark: Saya senang karena lagu yang saya buat sebelumnya dimasukkan ke dalam album ini. Saya juga memikirkan tentang penampilan GOT7 di panggung saat membuat lagu sehingga saya ingin menampilkan sisi kami yang lebih baik di atas panggung.

Jackson: Saya ingin membuat album untuk para penggemar yang telah mendukung kami. Saat memikirkan tentang penggemar yang juga memikirkan kami, saya mendapat banyak energi untuk bekerja lebih keras.

Jinyoung: Album ini menceritakan soal bernapas. Saya ingin mengekspresikan rasa terima kasih untuk penggemar yang selalu mencintai dan menyayangi GOT7, seperti kita yang tidak bisa hidup tanpa bernapas.

Youngjae: Ada satu hal yang ingin saya sampaikan tentang album ini dan title track “’Breath (넌 날 숨 쉬게 해)”. Penggemar adalah alasan saya untuk bernapas dan menjadi seorang penyanyi, sehingga saya ingin menyampaikannya melalui lagu yang saya buat.

BamBam: Semua lagi memiliki kualitas yang jauh lebih baik. Saya harap Anda mendengarkan setiap lagu di album ini.

Yugyeom: Kami ingin menyampaikan pesan kami untuk penggemar, sehingga kami memasukkan lagu karya masing-masing member.

T: Ini adalah pertama kalinya bagi GOT7 merilis album dengan dua title track sejak debut. Ada alasan khusus di baliknya?

JB: Kedua lagu memiliki warna yang berbeda dan menurut kami, menampilkan lagu dengan jenis yang berbeda akan bagus untuk GOT7. Itulah sebabnya kami memilih dua lagu tersebut sebagai title track.

Yugyeom: Ini merupakan full album yang dirilis sejak dua tahun terakhir dan kami ingin menunjukkan banyak sisi yang berbeda kepada penggemar.

T: “Breath (넌 날 숨 쉬게 해)” dan “LAST PIECE” adalah title track berjenis apa? Tolong ceritakan tentang proses pembuatan lagu dan poin apa yang kalian fokuskan.

JB: Karena ini merupakan lagu bergenre dance, menurutku titik utamanya terletak pada dance yang bisa dilihat di bagian reff.

Youngjae: “Breath (넌 날 숨 쉬게 해)” bermakna, “Aku bernapas dan hidup karenamu”. Menurutku perasaan gembira akan terdengar menyentuh melalui siulan.

T: Kedua title track yang dipilih dibuat sendiri oleh member, sehingga perasaan dan persiapan yang dilakukan pasti berbeda.

JB: Awalnya, saya sedikit terkejut. Saat saya diberi tahu jika lagu ini terpilih sebagai title track, saya sedang berpikir bagaimana membuat lagu ini lebih baik. Saya bekerja lebih keras saat merekam, men-direct dan melakukan mixing mastering.

Mark: Selain proses syuting kedua MV, sisanya hampir sama (tertawa). Menurutku itu karena kami selalu menyiapkan dua lagu untuk showcase atau penampilan pertama setiap kali melakukan comeback. Tapi tetap saja, rasanya berbeda dengan dua buah title track.

Jackson: Rasanya sulit, tapi prosesnya memuaskan dan sejujurnya saya sangat senang. Saya puas karena hasilnya sesuai dengan yang saya harapkan.

Jinyoung: Saya memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan album, jadi saya bisa bersantai. Mungkin itulah mengapa musik dan penampilan kami lebih santai dan tidak terburu-buru.

T: Album ini memiliki dua lagu title dan dua MV. Apakah ada sesuatu yang kalian anggap menarik?

Jinyoung: Karena kedua MV saling berhubungan, rasanya akan menyenangkan jika kita menonton keduanya bersama-sama dan menemukan hal-hal yang mirip.

Youngjae: MV “Breath” dibuat seperti sebuah drama yang diikuti dengan gerakan tangan. Sedangkan “LAST PIECE” lebih menyorot gerakan dance dari grup. Namun, saya mengalami cedera leher selama syuting jadi kami tidak bisa melakukan syuting seperti yang direncanakan. Saya merasa bersalah pada semua member.

Yugyeom: MV “Breath” menggunakan beberapa teknik kamera baru jadi penonton bisa merasakan sesuatu yang berbeda. Sementara “LAST PIECE” mengandalkan koreografi yang sentimental sebagai poin utama.

T: MV ini menggunakan banyak efek. Apakah ini pertama kalinya kalian melakukan syuting dengan teknik itu? Apakah ada cerita yang berkesan?

JB: Sutrada datang pagi-pagi sekali dan menyiapkan gerakan serta posisi kami dengan semua staf. Gerakan dan penampilan natural yang ada di MV telah ditentukan oleh mereka. Sutradara telah bekerja sangan keras jadi hasilnya pun sangat memuaskan dan spesial.

Mark: Rasanya sedikit aneh karena ada banyak adegan ketika saya harus menari sendiri. Kami berlatih koreografi bersama-sama, jadi saya merasa agak terbebani karena harus menari sendirian.

Youngjae: Mirip seperti sedang syuting drama. Selain itu pengambilan gambarnya dilakukan dua kali dengan gerakan yang sama. Kami belum pernah melakukan syuting MV seperti itu sebelumnya.

T: Semua member menulis lagu di album ini. Tolong perkenalkan lagu yang Anda buat dan pilih lirik yang paling Anda sukai.

Mark: Saya menulis “BORN READY”. Saya ingin membuat lagu yang disukai penggemar, seperti “Hard Carry”. Lagu itu memiliki makna, “Kami born ready dan telah menunggu lama untuk saat ini.”

Jackson: Saya mengkomposeri “SPECIAL” dengan seorang penulis lagu bernama BOYTOY. Saya ingin mengekspresikan betapa spesialnya orang-orang yang selalu mendukung dan mencintaiku. Lirik yang paling kusukai berbunyi, “Jadilah dirimu sendiri karena itulah dirimu”.

Jinyoung: Lewat lagu “WAVE”, saya ingin menyampaikan pemikiranku kepada penggemar jika hidup mengalir seperti ombak. Dan saya ingin mengatakan pada mereka bahwa saya bisa menghadapi itu semua karena di akhir jalan ada orang-orang yang sangat menyayangiku. Lirik yang kusukai adalah, “Kita berjalan di tengah ombak ini/Kita tertawa dalam luka”.

BamBam: “Waiting For You” adalah lagu yang menceritakan tentang seseorang yang tidak bisa melupakan pasangan hingga saat ini dan masih merindukannya. Saya sangat menyukai bagian reff-nya.

Yugyeom: “Thank You, Sorry” adalah lagu yang menggambarkan soal rasa terima kasih pada seseorang dan sangat ingin mengungkapkannya.

T: Selama masa-masa teaser, ada 3 versi foto yang dirilis. Pertama saat jatuh cinta, kemudian sedang kasmaran, dan klimaks. Manakah yang paling Anda sukai?

JB: Yang paling berkesan adalah saat saya mengekspresikan momen jatuh cinta. Sejak pemotretan dimulai, saya berpikir bagaimana cara mengekspresikan setiap emosi. Saya sangat khawatir karena saya harus bisa menampilkan emosi dan maknanya daripada hanya terlihat keren. Mereka juga menyebarkan asap dan saya menutup mata secara perlahan. Menurutku, momen jatuh cinta terasa mengerikan sekaligus menyenangkan, tapi di sisi lain saya merasa jika saya harus melupakan semuanya dan mendalami perasaannya, sehingga saya pun menutup mata. Akhirnya saya meminta fotografer untuk menyimpan foto itu. (Tertawa)

Jinyoung: Pemotretan bagian “klimaks” sangat menyenangkan. Saya memikirkan tentang kostum dan pose yang terlihat baik dengan fotografer, kemudian saya pun mencoba dan merasakan emosinya.

Youngjae: Saya memilih bagian saat kita memotret dengan properti kristal. Awal dan akhir dari sesuatu selalu terasa menyeramkan, tapi ada kegembiraan di tengah-tengahnya. Saya menyukai perasaan seperti itu.

T: TMI selama persiapan album?

JB: Saya menjaga berat badanku, tapi wajahku terlihat bengkak saat awal syuting. Jadi saya berusaha untuk menghilangkan bengkaknya. Sepertinya saya harus bekerja lebih keras lagi.

Youngjae: Lagu-lagu di dalam album dibuat oleh member, jadi kami mengarakan setiap member sendiri. Nada di lagu JB sangat tinggi dan saya mengalami kesulitan saat rekaman.

BamBam: Selama persiapan album, saya juga memiliki jadwal lain. Jadi saya terus-terusan mengganti warna rambut. Jadi saat Anda melihat foto dan video, warna rambut saya sedikit berbeda.

Source: Osen
KR – EN by Maureen@GOT7Indonesia, Leony@GOT7Indonesia
EN – ID by Vivi@GOT7Indonesia
KR – EN – ID Edited by Vivi@GOT7Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.