[ARTIKEL] 190503 Park Jinyoung, “Saya Ingin Terus Berkarier sebagai GOT7 dan Aktor selama Tubuh Saya Mengizinkan”

[MyDaily= Reporter Lee Ye Eun] “Menurut saya ini adalah sebuah keberuntungan bahwa saya dapat melakukan aktivitas akting dan grup bersama-sama”.

Pada 3 Mei, di sebuah kafe di Seongsu-dong, Seongdong-gu, Seoul, aktor dan member GOT7 Park Jinyoung melakukan wawancara dan berbagi berbagai cerita, termasuk cerita di belakang layar, untuk memperingati akhir dari drama Senin-Selasa di saluran kabel tvN “He is Psychometric” (Penulis Naskah: Yang Jin Ah, Sutradara: Kim Byeong Su).

“He Is Psychometric” adalah sebuah drama yang mencoba menggabungkan genre investigasi ekstrem yang kuat dan romance-thriller, yang bercerita tentang Yoon Jaein (Shin Yeeun), seorang gadis yang menyimpan rahasia di dalam hatinya, dan Lee Ahn (Park Jinyoung ), seorang lelaki yang bisa membaca rahasia orang lain menggunakan kemampuan psikometri. Namun, popularitas drama menunjukkan hasil yang tidak sempurna. Episode terakhir berakhir dengan rating 2,3% (menurut Nielsen Korea).


Meskipun “He Is Psychometric” tidak berhasil mendapatkan perhatian penonton, itu tetap adalah sebuah proyek yang bermakna yang menemukan aktor dan memiliki penonton setia. Drama ini adalah debut TV pertama untuk Shin Yeeun, yang memimpin sindrom di kalangan siswa sekolah menengah setelah web drama-nya “A-TEEN”, dan juga merupakan kali pertama bagi Park Jinyoung GOT7 sebagai pemeran utama dalam serial mini.

Park Jinyoung, yang berperan sebagai Lee Ahn, memberi tahu kami kesan tentang drama itu, “Rasanya lega bahwa itu berakhir dengan baik meskipun saya pada awalnya tertekan. Saya tersentuh ketika sutradara dan penulis mengatakan kepada saya, ‘Terima kasih telah melakukannya dengan sangat baik’. Itu adalah proyek yang sulit. Saya bisa merasakan secara mendalam betapa baiknya para senior itu. Ketika saya khawatir karena saya merasa bahwa itu kurang bagus, saya berbicara dengan sutradara dan penulis untuk mengambil perasaan karakter sekali lagi dan akhirnya saya bisa melakukannya. Saya tidak berpikir tentang rating, tetapi memiliki pemirsa yang setia, jadi saya syuting drama dengan hati yang menyenangkan. Melihat kenyataan bahwa ada orang yang menontonnya dari awal hingga akhir, saya sudah merasa itu berhasil ”.

Park Jinyoung, yang tidak memberi banyak perhatian pada kemampuan aktingnya, mengatakan, “Ada titik di mana karakternya diubah, sungguh memalukan bahwa saya tidak bisa mengekspresikannya dengan lancar. Sulit untuk melihat akting saya secara objektif. Meskipun orang-orang di sekitar saya mengatakan bahwa saya melakukannya dengan baik, sebagai orang yang melakukannya, saya hanya dapat melihat hal-hal yang kurang. Tapi, setelah menyelesaikan satu proyek dengan baik, saya mendapat banyak pengalaman, jadi saya merasa saya berkembang. Sebelumnya, saya hanya seorang aktor cilik untuk sebuah peran, tetapi sekarang ini adalah pertama kalinya saya melakukan proyek yang begitu panjang. Ini adalah pertama kalinya saya tampil dari episode pertama hingga terakhir. Ada banyak kekurangan dan hal-hal yang sulit, tapi saya pikir fakta bahwa saya menyelesaikannya sampai akhir menunjukkan titik pertumbuhan saya.”

“He is Psychometric” dimulai dengan suasana yang hidup, tetapi mendekati akhir, mulai menunjukkan sisi gelap drama. Dengan penyelidikan ulang kasus kebakaran dan pembunuhan, film thriller ini menjadi lebih serius, menunjukkan genre drama yang sebenarnya. Park Jinyoung berkata, “Sejak awal drama, sutradara mengatakan bahwa setelah setengah dari drama, itu akan menjadi lebih gelap. Dan dia berkata bahwa akan lebih baik jika saya mempersiapkan hati saya untuk melakukan itu. Jadi, itu tidak sulit, tetapi secara emosional, itu bukan proyek yang mudah. Saya harus banyak menangis”.

Di tengah-tengah drama, selama adegan di mana Detektif Jisoo, yang dimainkan oleh Dasom, meninggal, dia mengatakan bahwa sulit untuk lepas dari emosinya. Park Jinyoung mengungkapkan, “Di atas mayat, ada kain putih dan hanya tangan yang keluar. Ketika saya berada di depannya, tiba-tiba saya menjadi emosional. Staf membuat suasana dan situasi sangat baik, meskipun saya tidak ingin menangis, saya merasa sedih. Jadi, sebelum saya menyadarinya, saya menangis. Itu adalah kenangan yang memilukan. Setelah saya selesai syuting, saya merasa terkuras sekitar satu menit. Akan bagus jika saya seorang veteran yang bisa mengakhirinya dengan cepat, tetapi saya masih seorang amatir, jadi saya tidak bisa keluar dari emosi dengan mudah. Itu melelahkan dan saya tenggelam di sana ”.

Tentang memiliki kemampuan psikometrik untuk membaca rahasia orang lain, Park Jinyoung berkata, “Ini bukan sesuatu yang telah saya lalui sebelumnya. Saya harus berakting sambil membayangkannya, jadi saya mencari drama atau film yang bisa menjadi referensi. Drama kami adalah tentang seorang kakak lelaki yang bertanggung jawab atas kematian seorang kakak perempuan terdekatnya dan orang tua. Ini memiliki perasaan yang dramatis. Jadi, saya mencari film kelam berjudul ‘I See the Devil’. Kisah dan emosinya mungkin berbeda, tetapi saya pikir dampaknya serupa.”

Park Jinyoung mulai berakting dalam drama KBS 2TV “Dream High” pada 2012, kemudian ia melanjutkan karir aktingnya dengan drama MBC “When a Man Falls in Love” (2013), drama JTBC “My Love, Eundong”, film “A Stray Goat”, dan lainnya. Dia adalah perwakilan dari “Acting-Dol” yang terus tumbuh melalui berbagai kegiatan akting. Dia juga mencerna berbagai genre “He is Psychometric”, dari action hingga mellow, dengan akting emosionalnya yang mendalam. Sebagai seorang aktor dan idola, ia dapat pergi dengan bebas melalui kedua imejnya, dan sebagai “Acting-Dol”, ia menerima banyak komentar bagus yang mengatakan bahwa ia bergerak maju dengan langkah yang stabil.

Tapi, Park Jinyoung berkata, “Saya bisa merasakan betapa luar biasa senior saya yang bisa melakukan keduanya sekaligus. Saya pikir mereka sangat mengagumkan. Saya berusaha keras sehingga saya tidak akan membahayakan keduanya, tapi saya rasa saya tidak melakukannya dengan baik. Apalagi, GOT7 adalah grup yang cukup dikenali. Jadi, setelah setengah dari drama, sangat sulit untuk beralih. Awalnya, saya mencoba mendapatkan energi dari member. Jika saya memiliki ketenaran yang cukup gemilang, maka member lain akan lebih populer dari saya. Pada akhirnya, saya tidak bisa bertemu dengan mereka sesering itu. Mereka sangat sibuk ”.

Dia juga dengan rendah hati menjawab, “Melihat para senior yang dipanggil ‘Acting-Dol’ bekerja dengan sangat baik, saya pikir saya juga akan terbiasa dengan gelar ‘aktor’ jika saya mengikuti mereka dengan baik. Sebenarnya, saya masih kurang berpikir seperti itu. Daripada mendapatkan judul ‘Acting-Dol’, saya pikir saya harus mencerna karakter dengan baik terlebih dahulu. Saya pikir saya malu dengan diri saya sendiri. Saya masih merasa canggung dengan segala sesuatu tentang aktor. Jika saya bekerja keras, saya pikir saya akan terbiasa dan itu akan cocok untuk saya. Untuk beberapa bagian yang tidak dapat saya lakukan dengan sempurna kali ini, saya ingin menunjukkannya dengan lebih baik di proyek berikutnya. Saya ingin memperbaiki hal-hal yang kurang dalam drama ini. Jika masih kekurangan di masa depan, saya ingin mengimbanginya dengan terus melakukannya.”

GOT7, grup dimana Park Jinyoung berada, akan merilis album baru mereka “SPINNING TOP” pada tanggal 20 Mei dan juga akan memulai world tour mereka mulai bulan Juni. Dibanding drama berikutnya, saat ini ia fokus dalam kegiatan kelompoknya.

Park Jinyoung, yang mengatakan bahwa bekerja sebagai penyanyi dan aktor pada saat yang sama merupakan berkah baginya, menunjukkan rasa sayangnya untuk keduanya dan berkata, “Saya ingin terus menjadi penyanyi dan aktor untuk waktu yang lama. Untuk melakukan itu, saya perlu meningkatkan, dan terlebih lagi saya harus melakukannya dengan baik. Setelah itu, saya pikir tujuan untuk “melakukan itu untuk waktu yang lama” akan mengikuti di belakang. Di atas panggung, saya akan mengekspresikan seluruh diri saya dan di depan kamera, kalian akan melihat saya, tetapi karena ini adalah cerita tentang orang lain, saya pikir itu akan menyenangkan. Untuk album, ini adalah karya baru, tetapi ini adalah awal bagi saya. Tapi, untuk akting, itu dimulai dengan orang lain, jadi itu keluar secara berbeda. Saya ingin tetap di GOT7 selama tubuh saya mendukung saya. Mungkin saya tidak bisa melakukan akrobatik, tetapi saya masih bisa bergerak”.

Ketika dia ditanya apa tujuannya sebagai Park Jinyoung, yang bersemangat dan memiliki banyak mimpi, dia tertawa dan berkata, “Akan lebih baik jika saya bisa menjadi seseorang yang orang ditunggu-tunggu. Tetapi sebelum itu, saya harus lebih dikenal. Saya ingin menjadi pemuda yang jujur. Saya ingin tumbuh dengan baik. Saya melakukannya karena itu menyenangkan bagi saya, jadi saya ingin menikmatinya sampai akhir. Tapi, saya tidak bisa hanya hidup sambil memikirkan masa depan. Jika saya bisa menjaga hati ini untuk waktu yang lama, saya bisa melakukannya untuk waktu yang lama ”.

Source: MyDaily

KR – EN by Maureen@GOT7Indonesia

EN – ID by Leony@GOT7Indonesia

KR – EN – ID Edited by Vivi@GOT7Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.