[INTERVIEW] Allure Magazine Edisi February 2017 – Jinyoung

Sebuah “ciptaan” bernama Jinyoung

Kami bertemu dengan Jinyoung yang sedang sibuk bolak-balik ke panggung sebagai member GOT7 dan ke lokasi syuting untuk drama. Laki-laki yang baru saja berumur 24 tahun ini masih memiliki banyak hal untuk ditunjukkan.

Sebagi member GOT7, sebagi vocal, dan bahkan dancer. Jinyoung menampilkan penampilan yang bahkan kamu tidak bisa bilang sempurna itu apa. Baru-baru ini dia dikenal melalui aktingnya, namun tetap jika kamu bertemu dengan Jinyoung, pertanyaan “apa yang akan dia lakukan jika dia tidak menjadi selebriti?” akan terpikirkan. Tenang dan apik dalam bertutur kata, berhati penyayang bahkan dengan hal-hal kecil, seseorang yang secara konstan mengorganisir pemikirannya setelah membaca <No Longer Human> oleh Osamu Dazai. Sangat sulit untuk menemukan sesosok idol sepertinya bahkan seorang laki-laki biasa pun sulit. Sembari menyiapkan <Allure> Facebook Live, yang sebelumnya telah diumumkan. Bahkan setelah sesi interview berakhir pun kami masih berbicara mengenai banyak buku. Saya merekomendasikan beberapa buku yang ditulis oleh penulis kesukaan Jinyoung dan dia dengan senang hati mendengarkan, bahkan meminta untuk menuliskan judulnya. Aku mencorat-coret bagian belakang dari sehelai kertas dengan pertanyaan-pertaanyan, dan Jinyoung mengambilnya. Jika kamu menghabiskan waktu beberapa jam dengannya, kamu akan merasa bahwa sesosok Jinyoung adalah seseorang yang pasti akan sukses dengan apapun yang dia lakukan. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, dia belum sepenuhnya selesai. Alasan mengapa Jinyoung paling menyukai novel-novel Bildungsroman (bildungsroman: novel menelusuri perkembangan spiritual, moral, psikologis, dan sosial dan pertumbuhan karakter utama, biasanya dari masa kanak-kanak hingga jatuh tempo) karena dia juga masih mendewasakan diri. Kami bertemu dengan Jinyoung yang ingin melakukan apapun karena dia bisa menjadi apapun, pada hari Rabu jam 8 pagi di pagi tahun baru.

 

Q: Akhirnya kamu menemukan namamu. Awalnya ‘Jr.’, lalu menjadi ‘Junior’, dan sekarang ‘Jinyoung’.

A: Aku lebih menyukainya. Karena banyak orang di industri ini yang bernama Jinyoung, awalnya banyak orang bertanya apakah aku baik-baik saja. Walaupun jika aku tidak begitu dikenal. Aku merasa lebih nyaman menggunakan namaku yang sebenarnya, karena aku tidak perlu memikirkan orang lain.

 

Q: Mereka bilang hari-hari ketika trainee sangat sulit. Bagaimana kamu bisa bertahan melewatinya?

A: Sejujurnya itu memang sulit, tapi aku jarang bilang kalau itu sulit. Mungkin karna jiwa muda, jika aku bekerja keras maka aku akan segera debut… Kurasa aku sering memikirkan hal nonsense tersebut. Karena mereka bilang jika aku bekerja keras, aku akan segera debut, makanya aku percaya itu.

 

Q: Apakah awalnya kamu merasakan ‘homesick’?

A: Setelah aku datang ke Seoul? Aku mengalaminya beberapa kali. Ketika aku masih kecil, Seoul terasa sangat besar untukku. Karena aku telah terbiasa dengan tempat kecilku dimana aku terbiasa bersepeda untuk berpergian. Bahkan di Seoul, sekolah terasa besar sekali. Aku terkesima dengan kota yang begitu besar.

 

Q: Sebelum kamu datang ke Seoul, kamu dibesarkan dekat laut. Apakah kamu memiliki keterkaitan dengan laut?

A: Lautan sangat tenang. Kurasa dibesarkan di pinggir kota ketika kamu kecil memberikan dirimu pengaruh positif. Karena manusia juga merupakan bagian dari alam, maka ketika kamu dibesarkan bersama alam maka kamu akan menjadi murni? Bukan berarti jika kamu dibesarkan di Seoul tidak murni (tertawa). Tapi aku senang memiliki kenangan seperti itu ketika kecil.

 

Q: Lalu apakah kamu pandai berenang atau memancing? Atau itu hanya stereotip?

A: Aku tidak bisa berenang. Mungkin karena aku dibesarkan dekat laut. Aku berpikir “kamu tidak perlu pergi ke air itu”. Tapi aku suka memancing. Aku senang berada di samping ayahku ketika dia memancing malam-malam.

 

Q: Trainee selama 2 setengah tahun cepat ya?

A: Betul sekali. Aku tidak menyangka akan debut secepat itu. Biasanya masa trainee itu sekitar 7 tahun, atau rata-rata 4 tahun. Jadi kupikir aku akan trainee selama 4-5 tahun. Tapi tiba-tiba aku debut bersama JB hyung dengan ‘JJ Project’ ketika aku belum siap. Setelah merilis satu album dan sembari mengasah kemampuanku lagi, lalu kami debut bersama GOT7.

 

Q: Apakah tinggal di dorm menyenangkan?

A: Kami tinggal bersama sejak masih trainee, jadi sudah natural. Awalnya agak canggung, tapi sekarang aku sudah terbiasa.

 

Q: Mereka bilang, fans para idol menginginkan idolanya tinggal bersama dengan bahagia selamanya?

A: Kurasa itu adalah suara hati penggemar. Aku mengerti apa yang mereka maksud, tapi bukankah lebih baik jika mereka mengerti bahwa kami juga akan hidup sendiri-sendiri suatu saat nanti? (Tertawa) Kita tidak bisa selamanya bertujuh terus! Haha

 

Q: Apa hal yang paling tidak nyaman dari 7 laki-laki tinggal bersama?

A: Terkadang adalah saat kami kekurangan handuk, tapi selain itu tidak ada hal yang tidak nyaman. Tapi karena ada banyak member, ketika suatu barang hilang sangat sulit untuk mencarinya. Karena kami tidak bisa mencarinya di tempat lain. Dan kadang sesuatu itu baru ditemukan sebulan sesudahnya atau lama kelamaan kamu melupakannya.

Q: Apakah kamu memiliki kepribadian yang rapi, seperti menyimpan kembali barang yang telah dipakai ke tempat semula?

A: Kurasa aku tipe orang yang seperti itu. Tapi karena kami akan pindah dorm sebentar lagi, jadi kami tidak bebersih akhir-akhir ini. Di dorm sangatlah kotor.

 

Q: Kapan saat kamu menyadari bahwa kamu disukai dan didukung oleh orang-orang?

A: Saat fansign, awalnya aku berpikir yang datang akan itu-itu saja. Tapi lambat laun banyak wajah baru yang datang, dan saat itulah aku menyadarinya. Aku mengingat beberapa dari wajah fans yang datang dari awal karena mereka selalu datang setiap saat. Tapi lama kelamaan ada banyak yang baru datang dan ada juga yang tetap datang.

Q: Fans yang datang ke fansign adalah fans-fans yang bergairah.

A: Kamu butuh keberanian untuk datang ke fansign (tertawa). Kalau kami hanya tinggal duduk dan menanda tangani. Tapi untuk fans, aku rasa mereka sangat gugup untuk berada di posisi itu. Dan mereka juga menjadi agak malu. Saat mereka datang, mereka menyiapkan banyak hal, bahkan mereka menuliskan apa yang ingin mereka katakan di tangan mereka agar tidak lupa untuk dibicarakan. Melihat hal itu, aku dapat merasakan hati dari para fans.

 

Q: Kamu bertanggung jawab atas posisi vocal di teammu. Jika kamu bukan fans mungkin kamu hanya tahu lagu-lagu bertempo cepat seperti ‘Hard Carry’, tetapi jika kamu mendengarkan lagi, kalian juga memiliki banyak lagu ballad yang enak. Ketika kamu mendengarkan lagu ballad, baru kamu bisa mendengarkan vocal yang baik di dalamnya. Contohnya seperti ‘Forever Young’ dan ‘See The Lights’, lalu apakah kamu lebih tertarik dengan itu?

A: Dari posisi sebagai seseorang yang menyanyi. Tentu kamu ingin menyanyikan lagu yang dimana suaramu dapat terdengar dengan baik. Tapi karena musik yang kita mainkan lebih banyak yang bertempo kuat. Ketika kamu melakukannya dan dapat mendengarkan suaramu dengan baik, seketika kamu sadar bahwa kamu sedang menyanyi.

Q: Apakah kamu masih menyusun dan menulis lagu?

A: Aku masih bekerja untuk itu, aku berencana untuk memasukkannya ke album satu per satu.

Q: GOT7 terkenal dengan imagenya yang ‘sangar’. Setelah melihat <Weekly Idol> aku bertanya-tanya apakah GOT7 benar-benar seperti itu di kehidupan nyata?

A: Kurasa caption dan efeknyalah yang membuat kami terlihat imut dan menyenangkan. Bahkan layarnya juga membuat kami terlihat mempesona. Tetapi di <Weekly Idol> yang keluar kurang dekat dengan kami yang sebenarnya. Jika kamu ingin melihat kami yang sebenarnya, aku merekomendasikan untuk menonton reality show kami <GOT7’s Hard Carry>.

 

Q: Apakah itu yang paling realistis?

A: Yap. Hubungan kami sangatlah baik.

 

Q: Kamu terkenal dengan menyukai buku-buku. Buku macam apa yang sedang kamu baca akhir-akhir ini?

A: Baru-baru ini aku membaca <The Wind-Up Bird Chronicle> dari Haruki Murakami. Sejujurnya hal yang sering orang salah pahami adalah, aku menyukai buku tapi aku tidak begitu sering membaca. Ketika aku mulai membaca, membutuhkan waktu yang lama untukku menyelesaikannya. Haruskahku bilang bahwa aku menghargai sang penulis? Haha. Sejujurnya aku tidak membaca dengan cepat, jadi aku sering memberikan alasan-alasan yang keren. Sekarang aku membaca <La Vie Devant Soi> oleh Emile Ajar. Aku menyukai buku-buku lama, dan tidak lama ini aku baru saja mengunjungi toko buku bekas. Aku menyukai tekstur bukunya. Sempat waktu itu seorang fans memberikan aku buku lama berjudul <The Catcher in the Rye> yang dibungkus oleh tas berseleting, itu adalah hadiah yang paling mengesankan untukku.

 

Q: Bukankah setelah selesai membaca sebuah buku, kamu jadi memiliki percakapan dengan dirimu sendiri? Percakapan apa yang kamu lakukan dengan dirimu sendiri akhir-akhir ini?

A: Aku membaca <The Course of Love> (oleh Alain de Botton). Itu benar-benar buku untuk dewasa dan aku jadi tidak mengerti seluruh isinya, tapi ini tertulis disana “cinta bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan hanya dengan perasaan”. Itu mengatakan, kamu tidak bisa bertemu dengan seseorang hanya dengan atas dasar menyukai atau mencintai orang itu, untuk dekat dengan orang itu, selera orang itu. Dalamnya perasaan mereka, dan nilai-nilainya harus pas dengan semuanya. Ini berarti, kamu tidak bisa mempunyai hubungan yang lebih dalam hanya dengan menyukainya. Kurasa itu adalah kebenaran dari pepatah lama yang mengatakan “ketika waktu terlewati, hanya ada 1-2 teman yang tetap tinggal”

 

Q: Lalu orang seperti apa yang bisa dekat dengan seorang Jinyoung?

A: Kurasa orang yang bisa memikirkan tentang kehidupannya dan semua nilainya akan bagus? Aku menyukai orang dengan pribadi yang diam, tetapi Jackson adalah pengecualian (tertawa).

Q: Apa rencana untukmu dan GOT7 tahun ini?

A: Pertama-tama, aku tahu ini terlambat, tapi selamat tahun baru (semoga semuanya mendapatkan banyak keberuntungan) (tertawa). Nanti akan ada Fanmeet Jepang dan aku harap kami akan sukses mengakhiri tour fanmeeting. Dan aku ingin menyiapkan album dengan baik. Jika kau bilang kami hanya membuat album pada awalnya, di posisi kami yang membuatnya bersama, kami ingin membuat album yang lebih baik, yang lebih berarti. Jadi kami menyiapkannya dengan sungguh-sungguh. Dan juga aku ingin mendapatkan SIMku akhir tahun ini, aku gagal terakhir kali.

 

Q: Haha ekspresimu terlihat seperti harga dirimu terkikis?

A: Mereka bilang aku harus banyak latihan mengemudikan kendaraan. Harga diriku sangat terkikis sekali. Aku akan lulus nanti!

Source from 꾸너님
Credits:
SCANS by GGOONERR_
KR – ENG by igot_MarkP (1)(2)
ENG – IND by GOT7INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.